Sabtu, 22 Mei 2010

Karpet Merah Buat Anggito

Bagi sebagian orang, harga diri adalah sesuatu yang tak dapat dikompromikan. Maka, tatkala harga diri seseorang terusik, sering orang mengambil keputusan yang tak dapat dirubah oleh siapapun, karena ia merasa bahwa keputusan itu adalah yang terbaik daripada bertahan dengan harga diri yang terluka. Mungkin itulah yang saat ini sedang dialami Anggito Abimanyu.

Setelah enam bulan menggantung harapan menunggu posisi sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Anggito Abimanyu akhirnya melayangkan surat pengunduran diri kepada Menteri Keuangan, sebab ternyata posisi tersebut telah diberikan kepada Anny Ratnawati. Anggito yang menjabat sebagai Kepala Badan Fiskal Kementerian Keuangan mengaku telah ditawari posisi baru di Menko Perekonomian oleh Hatta Radjasa, tapi ia menolak menduduki posisi tersebut dan memilih untuk kembali mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.

“Terima kasih saya ditawari jabatan baru tetapi pengunduran diri saya ini semata masalah harga diri. Sudah 6 bulan lalu saya menandatangani pakta integritas sebagai Wamenkeu. Dulu permasalahannya hanya kepangkatan, tetapi setelah masalah itu selesai, justru jabatan Wamenkeu ditawarkan ke orang lain,” katanya. “Lebih baik saya kembali ke UGM, di sana saya akan disambut karpet merah.” (Sinar Harapan, 21 Mei 2010).

Wakil Presiden Boediono yang mendengar keputusan Anggito ini mengatakan lewat juru bicaranya bahwa pemerintahan masih membutuhkan Anggito.
Jadi, apakah Anda juga akan mempertahankan harga diri Anda seperti halnya Anggito? Ada yang punya tanggapan?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar